Artikel

Manusia Adalah Hewan yang Berspekulasi

Ushuluddin, Esai – Sudah hampir tiga bulan kami berdiskusi tentang Kimiya’ al-Sa’adah Imam Ghazali. Banyak konsep dan istilah yang telah kami pelajari dan coba untuk praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, baru pada hari ini kami menyadari satu hal, yaitu bahwa Imam Ghazali dalam bukunya tersebut lebih suka menyebut kita sebagai hewan daripada manusia. Diksi yang […]

Ini Bukan tentang Es Teh

Ushuluddin, Esai – Saya tidak sedang membicarakan es teh. Tapi sedang prihatin. Merenung, menghela nafas sedikit panjang. Lalu menginsafi bahwa “pelecehan” telah menjadi keseharian kita. Ruang sosial kita sedari kecil dijejali dengan canda yang bernada “bullying” dalam istilah hari ini. Di sekolah dulu, di antara kita mungkin ada satu atau dua kasus di mana kawan  […]

Satu Jalan Menuju Bahagia

Ushuluddin, Esai – Bagian pertama buku Kimiya’ al-Sa’adah karangan Imam Ghazali mengulas tentang tanda-tanda kita mengetahui nafs atau diri kita. Di sini, Imam Ghazali membedakan antara kimiya’ al-dhahiriyyah  dan kimiya’ al-sa’adah. Imam Ghazali tidak menjelaskan tentang maksud dari kimiya’ al-dhahiriyyah, tetapi menghubungkannya dengan khaza’in al-awam dan khaza’in al-muluk. Menurut beliau, kimiya’ al-dhahiriyyah tidak bisa terjadi […]

Klasifikasi Kelas Masyarakat dalam Pengantar Kitab Kimiya’ al-Sa’adah Ghazali

Ushuluddin, Esai – Program pendampingan Qiraatul Kutub Lembaga Studi Ilmu Al-Quran dan Hadis (LSIQH) Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta sudah berjalan tiga kali sejak pertengahan Oktober bulan lalu. Namun, baru di pertemuan ini, kami menyelesaikan satu paragraf dari mukadimah Imam Gazali dalam Kimiya’ Al-Sa’adah. Karena Imam Gazali, mukadimah yang kami baca […]

KH. Yudian Wahyudi dan Potensi Ego yang Menular

Ushuluddin, Artikel – Pada awal abad XX, melalui bukunya The Secrets of the Self, Muhammad Iqbal mengatakan ada tiga (3) hal yang dengannya seseorang bisa menggapai titik puncak dalam dirinya: afirmasi diri (self-affirmation), ekspresi diri (self-expression), dan pengembangan diri (self-development).[1] Ketika bisa melakoni tiga jalan tersebut, berarti ia berhasil merengkuh apa itu yang Iqbal sebut […]