Fakultas Ushuluddin Datangkan Profesor dari Notre Dame, Bahas Studi Al-Quran di Amerika

Al-Quran

Fakultas Ushuluddin—Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta mendatangkan Prof. Mun’im Sirry, Ph.D dari Universitas Notre Dame Amerika Serikat untuk mendiskusikan dinamika Studi Quran di Barat, khususnya Amerika, pada Kamis (20/6).

Mun’im menjelaskan bahwa di Amerika Studi Quran adalah mahkota. Ia berhasil mencuri banyak hati masyarakat Amerika, sehingga posisinya dinamis.

“Orang Amerika begitu membedakan antara Al-Quran dan Tafsir dan apa pun tentang keduanya, mereka tanyakan. Di sana itu memang segalanya ditanyakan. Pada apa yang bagi kita tidak perlu ditanya, disana dijadikan perdebatan. Kulturnya berbeda,” jelas Mun’im pada acara Visiting Professor yang digelar di auditorium utama IIQ An Nur.

Dalam kegiatan bertajuk The Quran and Hadith with Their Own Cross-References ini, isu yang Mun’im bicarakan pada dasarnya adalah salah satu bukunya yang terbit pada tahun 2022, yakni The Quran with Cross-References.

Mun’im mengatakan, buku tersebut diperuntukkan bagi pembaca Amerika karena alasan tersebut. Mun’im semacam ingin memberi kabar pada orang Amerika tentang bagaimana cara membaca Al-Quran.

“Semacam ingin bilang bahwa bila ingin memahami Al-Quran, baca Al-Quran, bukan lainnya. Dan jika ingin mengetahui bagaimana Al-Quran dipahami oleh Muslim, baca tafsir,” Paparnya.

Di banyak titik, lanjut Mun’im, orang Amerika bingung bagaimana cara yang pas untuk memahami Islam dan Mun’im hadir untuk menyingkirkan kebingungan mereka melalui buku tersebut.

“Sebab di Amerika, orang mereka melihat tafsir itu sebagai bentuk ekspresi penerimaan yang khas dari masyarakat muslim terhadap Kitab Sucinya,” kata Mun’im.

Poin dari buku The Quran with Cross-References adalah menyediakan secara langsung relasi antar-ayat dalam Al-Quran. Pada Surah Al-Fatihah (1):1 misalnya, di situ Mun’im menulis ayatnya, membubuhi terjemahan Bahasa Inggris dan kemudian di sampingnya menampilkan beberapa ayat yang berkaitan (cross-references) dengannya.

“Dengan model buku seperti ini, pembaca akan dimudahkan sekali untuk memahami suatu ayat langsung melalui ayat-ayat lainnya dengan tanpa terlebih dulu mencarinya. Sebab sudah disediakan di situ,” jelas Mun’im.

Dalam kegiatan yang dipandu langsung oleh Kaprodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir (IAT) Abdul Jabpar, M.Phil. ini hadir Rektor IIQ An Nur Dr. Ahmad Sihabul Millah, MA., Kaprodi Ilmu Hadis (ILHA) Arif Nuh Safri, M.Hum, dosen-dosen Fakultas Ushuluddin, dan sekitar 90 mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor IIQ An Nur menyampaikan terima kasih pada Prof. Mun’im atas kunjungannya dan berharap bahwa kegiatan ini bukanlah yang terakhir. “Harapannya, ke depan masih ada kerja sama lain dengan Prof. Mun’im, seperti kolaborasi riset, konferensi, dan sebagainya,” ungkap Sihab.zv