Ushuluddin, Berita – Mahasiswa semester VII Fakultas Ushuluddin menggelar Festival Kewirausahaan di pelataran Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta pada Senin (25/11).
Festival ini menawarkan berbagai produk jajanan, meliputi Cipol, Pisang Lilit, Es Lumut, Tekwan, Goguma Latte, Pempek, Es Kuwut, Dimsum Yummy, Es Susu Jelly, Mochi, Kerupuk Palembang, dan Pentol Huha.
Menurut Afnan dan Sonhaji, mahasiswa Prodi Ilmu Al-Quran dan Tafsir, jajanan tersebut sedang ramai diburu di mana-mana, sehingga untuk memanfaatkan momen tersebut, mereka memilihnya sebagai menu yang ditawarkan.
Meski begitu, ungkapnya, mereka tidak begitu saja meniru apa yang sedang tren di luar. Ada beberap inovasi di sini, seperti istilah Cipol. Cipol adalah singkatan dari Cireng dan Sempol.
“Dalam perbisnisan, nama menjadi hal yang penting ya kami kira. Jadi, ya meski isinya sama, tapi namanya unik. Cipol,” kata mereka.
Festival ini dibuka sejak pukul 10.30 – 16.30 WIB. Pada jam makan siang, stan-stan tampak ramai oleh pengunjung. Ada dari mahasiswa dari fakultas lain, ada pula dari kalangan dosen.

Salah satu yang mengunjungi stan adalah Rektor IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Ahmad Sihabul Millah, MA. Sihab terlihat asyik mengobrol dengan para mahasiswa yang menjual dimsum.
Perlu diketahui, festival ini merupakan bentuk praktik dari mata kuliah kewirausahaan Fakultas Ushuluddin yang diampu oleh Nur Aini, MA. Menurut Nunung, sapaan akrabnya, mata kuliah dan praktik seperti ini penting untuk menyiapkan mahasiswa guna menghadapi dunia setelah kuliah.
“Potensi mahasiswa itu kan beragam ya. Jadi ini memfasilitasi para mahasiswa yang punya minat di bidang bisnis. Setidaknya, selain teori, mereka juga sudah memiliki pengalaman untuk berbisnis,” jelas Nunung.
