Tiga Dosen Ushuluddin Siap Tutup 2024 dengan Publikasi Dua Buku

Buku Dosen Ushuluddin

Ushuluddin, Berita – Tiga dosen Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta tengah menyiapkan dua buku untuk menutup tahun 2024.

Tiga dosen tersebut meliputi Dr. Ahmad Sihabul Millah, MA., Khoirul Imam, M.Ag., dan Arif Nuh Safri, M.Hum. Sihab adalah dosen Prodi IAT sekaligus Rektor IIQ An Nur Jogja, sedangkan dua lainnya dosen Prodi Ilmu Hadis.

“Yang jelas sebelum ganti tahun, buku kami bisa segera terbit dan dikonsumsi  oleh khalayak,” ungkap mereka pada redaktur, Senin (2/12).

Buku yang ditulis oleh Sihab dan Ruli, sapaan akrab Khoirul Imam, berjudul Muslimah Pejuang Lingkungan: Perempuan dan Jihad Pelestarian Lingkungan di Indonesia.

Menurut Ruli, buku ini mengulas praktik baik perempuan muslim NU dalam berjuang mengelola lingkungan hidup. Buku ini menawarkan satu diskusi bahwa perempuan memiliki potensi yang lebih besar dalam hal jihad pelestarian lingkungan hidup di Indonesia.

“Sebenarnya ini riset lama kami ya. Sudah lima tahun silam sepertinya. Meski demikian, saya kira data-data di dalamnya masih relevan,” jelas Ruli.

Adapun buku kedua, karangan Arif Nuh Safri, berjudul Tafsir Sensitif Gender dan Seksualitas: Membangun Jembatan Inklusif bagi Keagamaan Kelompok Non-normatif.

Buku ini mendiskusikan kemungkinan adanya tawaran perspektif baru dalam membaca dan memahami hadis-hadis dan ayat Al-Quran yang sering dianggap intoleran terhadap keberadaan ragam gender dan seksualitas non-normatif.

Menurut Arif, bukunya berupaya membuka ruang bagi pemahamahan yang lebih luas dan seimbang tentang keberagamaan yang merupakan bagian dari kekuasaan Tuhan.

“Semacam bahwa pesan dari buku ini adalah bahwa kedewasaan beragama dan bernegara tercermin dalam kesediaan menerima keragaman dan berbagi kebahagiaan di dalamnya,” jelas Arif.

Dua buku ini tentu akan memperkaya diskusi di bidangnya masing-masing dan menurut para penulis, keduanya akan terbit sebelum fajar tahun 2025 menyingsing.