Yogyakarta, 6 Juni 2026—Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Prodi Ilmu Hadis (ILHA) Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta. Muhammad Rayhan Saputra, mahasiswa Prodi ILHA Semester 4 Fakultas Ushuluddin, berhasil menembus Top 100 Nasional Program Kompetisi BAZNAS Santripreneur Klaster Fashion 2026 setelah bersaing dengan 927 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Keberhasilan tersebut diraih melalui proposal bisnis berjudul “Pengembangan Ekosistem Manufaktur Pakaian Kustom dan Atribut Pendidikan Berbasis Pemberdayaan UMKM Lokal” yang diusung melalui Kreasi Sejahtera Nusantara, sebuah entitas bisnis yang bergerak di bidang manufaktur pakaian kustom dan atribut pendidikan berbasis kemitraan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam proposalnya, Rayhan menawarkan model pengembangan ekosistem bisnis yang mengintegrasikan sektor manufaktur pakaian dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Gagasan tersebut berfokus pada penguatan kapasitas UMKM lokal melalui kolaborasi produksi, perluasan akses pasar, serta pengembangan rantai pasok yang berkelanjutan.
Kreasi Sejahtera Nusantara sendiri merupakan usaha yang telah dirintis sejak Oktober 2020. Berawal dari bisnis bernama Usefulimprove yang lahir sebagai respons terhadap tantangan ekonomi pada masa pandemi Covid-19, usaha tersebut terus berkembang hingga menerapkan model holding company yang membawahi sejumlah unit bisnis strategis, di antaranya “Lakon Konveksi” dan “Bantukkn.id.”
Muhammad Rayhan Saputra mengungkapkan bahwa partisipasinya dalam kompetisi ini didorong oleh keinginan untuk menghadirkan model bisnis yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan usaha, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
“Melalui Kreasi Sejahtera Nusantara, saya ingin membangun ekosistem usaha yang mampu menghubungkan kebutuhan pasar dengan potensi UMKM lokal. Harapannya, usaha ini tidak hanya berkembang secara bisnis, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Dekan Fakultas Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta, Dr. Abdul Jabbar, M.Phil., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih mahasiswanya tersebut. Menurutnya, prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Ushuluddin mampu mengembangkan kompetensi akademik sekaligus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Muhammad Rayhan Saputra atas prestasi yang diraih dalam Kompetisi BAZNAS Santripreneur 2026. Keberhasilan menembus Top 100 Nasional di tengah persaingan yang sangat ketat merupakan pencapaian yang membanggakan bagi institusi. Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa Fakultas Ushuluddin tidak hanya memiliki kapasitas intelektual yang baik, tetapi juga mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan, kreativitas, dan kepedulian sosial yang tinggi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Abdul Jabbar, M.Phil berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam berbagai bidang pengembangan masyarakat.
“Kami berharap prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa IIQ An Nur Yogyakarta untuk terus berkarya, berani mengambil peluang, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga produktif dan mampu menciptakan manfaat yang luas bagi umat dan bangsa,” tambahnya. [NA].
