Mahasiswa Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta Bersiap Menembus Dunia Global dengan Semangat Qur’ani

Coaching - Mahasiswa Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta Bersiap Menembus Dunia Global dengan Semangat Qur’ani

Bantul, 15 Oktober 2025 – Fakultas Ushuluddin Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta kembali menggelar kegiatan pengembangan kapasitas mahasiswa bertajuk “Muda Berkarya, Muda Mendunia: Inspirasi dan Strategi Meraih Beasiswa Internasional dan Kiprah Global.” Acara yang dilaksanakan pada Rabu, 15 Oktober 2025, bertempat di Auditorium IIQ An Nur Yogyakarta ini menghadirkan Muhammad Elvandi, Lc., M.A., seorang akademisi muda sekaligus penerima berbagai beasiswa internasional, sebagai coach utama.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ushuluddin, M. Ikhsanudin, M.S.I, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya mahasiswa Ushuluddin untuk memiliki orientasi global tanpa kehilangan akar spiritual dan intelektual Islam.

“Kita ingin mahasiswa Ushuluddin tidak hanya unggul dalam kajian tafsir, hadis, dan keislaman klasik, tetapi juga mampu menembus panggung dunia. Spirit Al-Qur’an menuntun kita untuk iqra’, membaca dunia dan berkontribusi bagi kemanusiaan global,” ujar Ikhsan dalam sambutannya.

Ikhsan menambahkan bahwa generasi Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta harus tampil sebagai scholar-activist yang berpikir kritis, berakhlak Qur’ani, dan berani mengambil peran di tingkat global. Dunia menunggu kontribusi pemikir Islam yang mampu menghadirkan nilai-nilai rahmat, keadilan, dan perdamaian di tengah peradaban modern.

Dalam sesi coaching yang interaktif dan inspiratif, coach Elvandi berbagi pengalaman studinya di berbagai lembaga internasional serta strategi praktis menembus beasiswa luar negeri. Ia menekankan pentingnya mindset visioner, literasi bahasa internasional, dan rekam jejak sosial-akademik sejak dini.

“Globalisasi bukan ancaman, melainkan panggung dakwah dan kontribusi. Mahasiswa Ushuluddin IIQ An Nur Yogyakarta punya potensi besar untuk membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin di kancah dunia,” tutur Elvandi di hadapan para peserta.

Salah satu peserta, Ihlas Suamar (mahasiswa semester 3, Prodi Ilmu Hadis), mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi pengalaman berharga yang menyalakan kembali semangatnya untuk mengejar beasiswa di luar negeri.

“Saya jadi sadar bahwa peluang beasiswa itu sangat terbuka, asal kita punya tekad dan perencanaan yang matang, khususnya bahasa negara tujuan. Materinya realistis, motivatif, dan menambah semangat serta menumbuhkan percaya diri untuk melangkah,” ujar Ihlas dengan semangat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa Fakultas Ushuluddin lintas semester, yang antusias mengikuti sesi motivasi, diskusi, serta simulasi perencanaan karier akademik global. Suasana hangat dan dinamis tampak di sepanjang kegiatan, menunjukkan semangat baru mahasiswa untuk menyiapkan diri menjadi generasi Qur’ani yang adaptif dan berdaya saing internasional.

Melalui coaching ini, Fakultas Ushuluddin IIQ An Nur berharap dapat menumbuhkan kultur akademik yang progresif dan berorientasi global di lingkungan kampus, sekaligus memperkuat komitmen fakultas dalam mencetak sarjana Islam yang berwawasan luas, kompeten, dan siap berkiprah di berbagai medan dakwah dunia. [NA]