Ushuluddin, Berita – Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ushuluddin dan Lingkar Studi Ilmu Al-Quran dan Hadis (LSIQH) Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta akan mendatangkan Prof Abdul Mustaqim, Guru Besar Ilmu Tafsir UIN Sunan Kalijaga, dan Ismail Al-Ascholy, penyusun kitab tafsir, untuk mendiskusikan perkembangan tafsir Al-Quran di media sosial.
Menurut Ketua Panitia Reynaldi Dwi Maulidi, acara ini merupakan bagian dari acara Gebyar Tafsir Hadis (GTH) ke-IV mahasiswa Ushuluddin IIQ An Nur Jogja yang mengusung tema Al-Quran dan Era Digital.
“Kami mengundang Lora Ismail karena beliau aktif menafsirkan ayat Al-Quran di media sosial. Ya, bahasanya influencer, sehingga rasanya pas untuk membahas tema kami di sini. Dari sisi akademisinya, kami mengundang Prof Mustaqim,” ungkapnya pada Senin (27/1).
Selain seminar nasional, dalam GTH juga ada perlombaan, meliputi musabaqah hifzil Quran (MHQ), musabaqah hifzil Hadis (MHH), musabaqah qira’atul kutub (MQK), Musabaqah Karya Tulis Ilmiah Hadis (MKTIH), dan musabaqah syarhil Quran (MSQ).
Reynaldi menyampaikan, adanya seminar nasional dan perlombaan seperti ini merupakan bagian dari upaya mempromosikan Kampus IIQ An Nur ke masyarakat. “Agar lebih dikenal oleh khalayak,” katanya.
“Untuk peserta pun, semua lomba terbuka untuk umum. Mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum boleh mengikutinya, kecuali yang MKTIH. Yang MKTIH khusus untuk mahasiswa,” imbuh Rifki. Perlu diketahui, GTH IV akan diselenggarakan selama dua hari di IIQ An Nur Yogyakarta, yaitu pada Selasa, 28 Januari sampai Rabu, 29 Januari 2025.
