LSIQH Gandeng CONTRADIXIE Diskusikan AI dan Tafsir Al-Quran

Tafsir

Ushuluddin, Berita – Lembaga Studi Ilmu Al-Quran dan Hadis (LSIQH) menggandeng CONTRADIXIE: Buku dan Lingkar Diskusi Riset untuk mendiskusikan Artificial Intelligence (AI) dan Tafsir Al-Quran.

Diskusi diselenggarakan pada Sabtu (7/12) di selasar Kampus Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) An Nur Yogyakarta bersama dua pemateri dari CONTRADIXIE, yaitu Ayub Abdullah dan Muchamad Mufid.

Menurut Fakih, panitia dari LSIQH, diskusi ini penting sebab hari ini AI telah menjadi realitas mahasiswa. Untuk itu, LSIQH perlu bekerja sama dengan lingkar diskusi yang ada di luar kampus untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan.

“Kebetulan sekali, kami ditawari oleh DEMA Institut untuk menggandeng Contradixie bila tertarik dengan isu AI dan Tafsir. Akhirnya kami menghubungi Kak Ayub dan jadilah acara pada sore hari ini,” kata Fakih.

Dalam diskusi yang digelar secara luring sekaligus daring ini, Ayub berbicara tentang bagaimana AI menafsirkan Al-Quran. Menurut Ayub, Tafsir Al-Quran di AI berbeda dari Tafsir Al-Quran di media sosial, kendati basisnya sama: internet.

LSIQH live x CONTRADIXIE - LSIQH Gandeng CONTRADIXIE Diskusikan AI dan Tafsir Al-Quran

Sebagai sebuah praktik, tafsir di media sosial terjadi antarmanusia. Yang menulis tafsir manusia dan yang merespons manusia. Bila ada perdebatan pun, itu terjadi antarmanusia.

Adapun di AI, tafsir terjadi antara manusia dengan mesin. Manusia atau pengguna memasukkan kata kunci (prompt) tertentu dan AI merespons. Jawaban AI bergantung sama sekali dengan kata kunci yang disampaikan.

“Di sini, ada beberapa hal yang berpengaruh terhadap tafsir di AI, antara lain prompt, algoritma di perangkat yang digunakan, ketersediaan informasi di internet (big data), dan momen,” kata Ayub.

Lebih lanjut, Mufid masuk pada aspek cara dan etika dalam ber-AI. “AI ini kan mesin. Jadi dalam menggunakannya termasuk untuk mencari Tafsir Al-Quran kita harus hati-hati, jangan mau didikte, dan selalu utamakan untuk melakukan crosscheck,” jelasnya.